Rabu, 29 Januari 2014

Skenario Pilpres 2014?


Prediksi Skenario Pilpres 2014

Jokowi sudah terlanjur moncer paling tidak berdasarkan survey kompas. Beberapa nama juga termasuk tinggi elektabilitasnya, namun tidak berhenti sampai elektabilitas saja. Capres juga sangat harus didukung oleh mesin partai mengingat adanya kendala PT (Presidential Threshold) yang membuat partai partai menengah seperti Gerindra (walau punya capres yang lumayan), tetap tidak bisa memunculkan calon.

Dari hasil survei kompas berikut gambaran elektabilitas:

Jokowi: 43,5%
Prabowo: 11,1%
ARB: 9,2%
Wiranto: 6,3%
Mega: 6,1%
JK: 4,3%

Dari hasil di atas, saat ini sangat amat di luar nalar kalau Megawati memaksa maju pilpres sebagai calon presiden. Itu namanya kamikaze politik yang salah sasaran. Jadi hampir pasti Jokowi akan dimajukan jadi capres PDI-P terlepas wapresnya siapa.

Lalu siapa lawannya? Kalau mau melihat angin politik dan syarat Presidential Threshold sebesar 20% suara sah di Pemilu, hanya Abu Rizal Bakrie yang paling mungkin menjadi lawan Jokowi di pilpres. Asal diketahui saja, hanya 1 partai yakni PDI-P yang bisa dikatakan aman Presidential Threshold. Demikian hasil surveynya:

PDI-P: 21,8%
Golkar: 16,5%
Gerindra: 11,5%

Prediksi Skenario Pilpres 2014

Kalau bisa disimulasikan mungkin prediksi skenario pilpres 2014 yang paling mungkin terjadi dari syarat dan prasayarat di atas adalah sebagai berikut:

1. PDI-P akan meresmikan nama capres Jokowi sebelum Pemilu Legislatif. Mengapa? Jika PDI-P ingin mengamankan tiket pencapresan PDI-P bisa mengamankan dengan “jualan” Jokowi sebelum Pemilu 2014. Diyakini, korelasi pencapresan resmi Jokowi akan meningkatkan suara PDI-P di atas 22%-an. Dengan demikian, ibarat Indonesian Idol, PDI-P mendapat Golden Ticket untuk bebas mengajukan pasangan capres dan cawapres sendiri. Di sinilah keuntungan Megawati yang bisa turut tetap memasukkan nama trah Soekarno (Prananda atau pun Puan) sebagai cawapres Jokowi. Sebaliknya, jika Mega berkeras mengundur peresmian capres Jokowi setelah Pileg, itu beresiko untuk mengamankan suara PDI-P di atas 20%. Kalau sudah gagal melampaui Presdential Threshold, PDI-P harus mencari kawan koalisi lagi untuk mengumpulkan hingga 20% suara. Sebagai catatan, sekitar 5-6% suara Pemilu mungkin akan jatuh ke tangan Nasdem. Nasdem sedari dini sudah seakan menyatakan diri sepaham dengan PDI-P. Nasdem paling mungkin satu selimut koalisi dengan PDI-P.

2. Jokowi resmi capres sebelum Pileg 2014 akan meningkatkan suara PDI-P jauh di atas ambang PT, dengan kata lain justru mempersulit kompetisi lawan-lawannya. Apalagi melihat bahkan Golkar dan Gerindra masih jauh di bawah 20% untuk mengajukan capres. Kalau sudah begitu, yang paling mungkin adalah Golkar akan mencari koalisi sendiri, demikian pula dengan Gerindra. Agak tidak mungkin kalau Golkar dan Gerindra berkoalisi sebab mereka sudah punya calon presiden masing-masing yang bisa dibilang ambisius. Dalam hal ini, kemungkinan besar nama-nama seperti Mahfud MD, Dahlan Iskan, atau pun Pramono Edhie menjadi cawapres. Demokrat / PAN / Hanura yang sudah terseok-seok, kemungkinan besar akan berkoalisi dengan Golkar dan memunculkan: ARB-Pramono atau ARB-Dahlan Iskan. Sedangkan, Gerindra mungkin akan berusaha mengambil hati partai lain seperti PKB, PPP, PKS, atau PBB. Namun kecil kemungkinan bahwa suara gabungan semuanya akan menghasilkan lebih dari >20% suara Pileg. Kalaupun bisa sampai 20% akan butuh perjuangan panjang bagi Gerindra untuk meyakinkan partai-partai gurem lainnya untuk menjadikan wakil mereka “hanya” sebagai cawapres.

3. Melawan Prabowo atau pun ARB, Jokowi jelas memiliki keunggulan mutlak. Prabowo dan ARB terlalu lekat dengan pencitraan lewat iklan, yang justru tidak Jokowi lalui. Rakyat sudah bosan dengan polesan. Keduanya juga memiliki kaitan dengan hal yang kurang baik di masyarakat. ARB sangat kental dengan gelapnya isu Lapindo dan kesan pengusahanya yang terlalu mendominasi. Sedangkan Prabowo masih terseret dengan isu pelanggaran Hak Asasi Manusia dan bayang-bayang sebagai prajurit karbitan Soeharto. ARB mungkin masih lebih unggul sedikit dibanding Prabowo. ARB relatif ramah terhadap ide demokrasi, sementara Prabowo yang militeristik justru menakutkan bagi demokrasi. Sebagian bahkan mungkin bilang jangan sampai Prabowo terpilih karena kita bisa kembali ke jaman represif ala Soeharto. Apalagi, kalau dipikir-pikir selain di organisasi kemiliteran, apa sumbangsih dan prestasi Prabowo selama ini selain lari ke Lebanon?

Sabtu, 11 Januari 2014

Politisi dan Korupsi


Penahanan Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang notabene adalah salah satu tokoh Reformasi 1998 sebagai tersangka dugaan kasus korupsi Hambalang menambah panjang daftar politisi dan pejabat yang menghuni hotel prodoe. Hal ini mengusik benak kita sudah sedemikian parahkah negeri ini?

KONTEKS sejarah Reformasi tahun 1998 adalah melawan rezim yang korup.

Mestinya di era ini budaya dan perilaku politik para politisi berpijak pada semangat Reformasi: melawan korupsi (karena salah satu produk Reformasi 1998 adalah Tap MPR No XI/1998 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme). Kenyataannya, perilaku politisi dan penyelenggaraan negara saat ini bertentangan dengan semangat reformasi. Para politisi dan pejabat berlomba-lomba korupsi.

Salah satu pasal Tap MPR tersebut berbunyi ”untuk menjalankan fungsi dan tugasnya tersebut, penyelenggara negara harus jujur, adil, terbuka, dan tepercaya serta mampu membebaskan diri dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.” Tap MPR ini tidak dihiraukan. Ada asumsi bahwa angka korupsi pada era Reformasi lebih tinggi dibandingkan dengan pada era Orde Baru. Salah satu indikatornya: banyaknya anggota DPR, DPRD, serta pejabat tinggi pusat dan daerah yang dipenjara karena terjerat kasus korupsi.

Asumsi yang dikembangkan bahwa maraknya korupsi, yang dilakukan khususnya oleh politisi, tidak bisa dipisahkan dari sistem kekerabatan yang salah tempat. Sistem kekerabatan telah disalahgunakan masyarakat demi kepentingan pribadi atau golongan dengan cara melanggar hukum (KKN). Sistem kekerabatan

Sistem kekerabatan di sini diartikan sebagai hubungan antar-entitas yang mempunyai latar silsilah sama, baik melalui keturunan biologis, sosial, maupun budaya. Dalam sistem kekerabatan, dikenal istilah keluarga inti (hubungan kekerabatan yang terjadi karena tali pernikahan: suami, istri, dan anak). Dikenal pula keluarga luas, yaitu hubungan kekerabatan di luar keluarga inti: paman, tante, kakek, nenek, cucu, keponakan, saudara ipar, dan sebagainya. Dalam praktiknya, sistem kekerabatan dipahami lebih luas lagi, bahkan sampai orang yang tinggal sama-sama satu kampung.

Antropolog senior seperti Koentjaraningrat punya catatan atas nilai-nilai budaya Indonesia yang mencerminkan sisi negatif atas nilai-nilai budaya tersebut. Catatan ini dibuat pada saat rezim Orde Baru sedang giat-giatnya melaksanakan pembangunan nasional, untuk menyadarkan masyarakat dan pemerintah pada saat itu bahwa tak semua nilai budaya Indonesia itu sejalan dengan pembangunan nasional.

Nilai-nilai budaya yang tak sejalan dengan pembangunan diidentifikasi sebagai: mentalitas meremehkan mutu, mentalitas suka menerabas, sifat tidak percaya kepada diri sendiri, sifat tidak berdisiplin murni, dan mentalitas suka mengabaikan tanggung jawab. Tidak dimungkiri, nilai-nilai budaya ini masih melekat erat dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

Artinya, reformasi, pendidikan, dan modernisasi tidak membuahkan hasil karena tak mengubah mentalitas buruk masyarakat Indonesia. Bandingkan dengan masyarakat Melayu di luar Indonesia, misalnya di Singapura dan Malaysia. Kedua masyarakat negara ini awalnya sama dengan masyarakat Indonesia, ada nilai-nilai budaya yang tidak sejalan dengan pembangunan.

Di Malaysia Timur, tepatnya di Kucing, misalnya, banyak terdapat patung kucing. Konon ini simbol bahwa masyarakat dahulu punya sifat pemalas seperti kucing, yang kesukaannya tidur-tiduran belaka. Namun, sekarang kota Kucing tertata rapi dan maju. Keadaan ini mencerminkan ada perubahan mental masyarakat dari malas menjadi rajin dan disiplin. Pendidikan dan modernisasi berhasil mengubah mental masyarakat dari buruk ke baik.

Tulisan ini ingin mengatakan bahwa sistem kekerabatan atau sistem kekeluargaan yang salah tempat juga menjadi kendala bagi pembangunan nasional karena mendorong timbulnya korupsi. Sistem kekerabatan seharusnya diletakkan pada posisi terhormat karena merujuk pada persamaan keturunan dan adat, sedangkan korupsi adalah aksi mengambil sesuatu yang bukan haknya. Jadi, pada hakikatnya sistem kekerabatan bertolak belakang dengan korupsi.

Masalahnya, manusia menyalahgunakan sistem kekerabatan untuk kepentingan pribadi atau kelompok. Dalam konteks ini, seseorang yang anggota keluarganya memiliki kekuasaan (pejabat) cenderung menggunakan pengaruh keluarga itu untuk kepentingannya. Dikenal budaya memo atau katebelece yang diberikan seorang pejabat kepada pihak lain dengan tujuan memengaruhi kebijakan yang diambil agar sesuai dengan kepentingan si pembuat memo dan kerabatnya. Atas nama kerabat atau keluarga, seseorang sengaja memengaruhi pihak lain demi kepentingannya dengan cara tak adil dan melawan hukum. Kekerabatan dalam politik

Kader-kader suatu partai politik dipahami sebagai entitas dari kekerabatan politik, dalam hal ini sistem kekerabatan dalam arti luas. Para anggota kader merasa satu nasib dan satu penanggungan meski dalam beberapa kasus, sesama kader terlibat konflik. Dinamika politik terkadang mengantar mereka kepada persaingan menuju target politik tertentu.

Meski demikian, sesama kader adalah tetap keluarga besar partai. Mereka berada dalam satu bingkai: ideologi. Mereka punya ikatan batin dan emosi yang timbul karena bingkai ideologi tadi. Jadi, ideologi menjadi pengikat untuk membangun nilai kekerabatan di dalam suatu partai karena kader dan politisi merasa satu keluarga besar dari partai yang menaunginya.

Para kader dan politisi punya tanggung jawab kepada partai tempatnya bernaung. Diawali upaya partai politik yang punya tugas membesarkan kadernya agar menjadi politisi yang sukses. Partai politik dalam hal ini punya fungsi sebagai sarana bagi para kader mencapai target politik. Sebaliknya, politisi punya tanggung jawab moral kepada partai yang membesarkan dan mengusungnya. Ketika sudah jadi politisi besar dan punya jabatan strategis, dia akan berpikir membalas budi kepada partainya, memberi dukungan moral ataupun material. Upaya memberikan dukungan material kepada partai ini mendorong KKN.

Sering kali jaringan kekerabatan digunakan untuk kepentingan politik tertentu dari para politisi. Kekerabatan politik dimanfaatkan untuk mendukung perjuangan politisinya. Komunikasi dan kerja sama politik antara para kader dan politisi satu partai ataupun lintas partai dilakukan ketika ada target politik tertentu yang ingin dicapai. Di pihak lain politisi di legislatif bersinergi dengan pejabat di eksekutif saat ada rancangan program yang akan diwujudkan menjadi kebijakan publik. Sinergi politik ini juga dilakukan bersifat lintas partai yang dikenal dengan istilah koalisi.

Selanjutnya jaringan kekerabatan politik mempertemukan dunia politik dengan dunia usaha. Ini normal sejauh tak melanggar hukum karena tugas politisi adalah memperjuangkan kepentingan rakyat, termasuk ada di lingkungan dunia usaha. Namun, ketika kekerabatan politik tadi dimanfaatkan untuk mencapai tujuan dengan cara melanggar hukum (KKN), fenomena ini menjadi tidak normal.

Gejala sosial yang juga marak terjadi, pengusaha menjadi politisi. Langkah ini normal sejauh pengusaha mampu menjaga profesionalismenya. Ia menjadi tak normal ketika pengusaha setelah menjadi politisi memanfaatkan jaringan kekerabatan politiknya untuk mengawal kepentingan bisnisnya.

Gejala sosial lain adalah politisi merangkap jadi pengusaha meski dalam sehari-hari kegiatan usaha diserahkan kepada keluarganya. Sekali lagi tentu saja ini normal sejauh dilakukan dengan tujuan semata-mata untuk berinvestasi dan upayanya tak melanggar aturan. Upaya ini menjadi tak normal ketika politisi memanfaatkan kekerabatan politik untuk memperoleh kemudahan dan melindungi kepentingan bisnisnya. Apalagi, jika upaya menjadi pengusaha ini hanya untuk melakukan pencucian uang agar harta yang banyak terkesan sebagai hasil jerih payahnya dalam bisnis. Padahal, ini hanya untuk menutupi keadaan sesungguhnya bahwa kekayaan yang dimiliki adalah hasil perbuatan melawan hukum (KKN). Pergeseran nilai

Sistem kekerabatan telah mengalami pergeseran nilai dalam konteks KKN. Sistem kekerabatan telah disalahgunakan sebagian anggota masyarakat. Sistem kekerabatan pada hakikatnya berdimensi sosial, tidak terkait dengan kepentingan pribadi karena sistem kekerabatan bertumpu pada satu keturunan dan adat atau nilai-nilai luhur. Dalam perkembangannya, masyarakat demi mencapai kepentingan pribadi memanfaatkan jaringan kekerabatan yang dimiliki dengan cara melanggar hukum (KKN).

Dalam konteks melawan korupsi, sistem kekerabatan perlu dikembalikan kepada arti sebenarnya. Pemimpin adat punya peran strategis menyadarkan masyarakat dengan memberi pencerahan bahwa sesungguhnya nilai-nilai kekerabatan itu luhur dan bertolak belakang dengan tindakan melanggar hukum, termasuk KKN.

Jaringan kekerabatan politik juga menjadi alat kepentingan ekonomi: dimanfaatkan untuk kepentingan bisnis para politisi yang memiliki kepentingan bisnis atau politisi yang merangkap sebagai pebisnis. Akibatnya, konflik kepentingan antara dirinya sebagai politisi dan sebagai pengusaha tidak terhindarkan. Ini juga bermuara kepada KKN.

Perlu pengawasan ekstra oleh lembaga terkait dan masyarakat terhadap politisi yang merangkap sebagai pebisnis (meski dijalankan orang lain) atau kepada politisi yang punya jaringan bisnis. Pengalaman menunjukkan bahwa umumnya masyarakat Indonesia belum cakap bertindak profesional, belum cakap membedakan kepentingan dinas dan pribadi sehingga terjebak KKN.

Senin, 16 September 2013

Pilkada Kolaka Dalam Waiting List Sengketa di MK?


Meskipun Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) telah terpisah dari Kabupaten Kolaka, namun sesuai Surat Edaran KPU Pusat Nomor 162/KPU/III/2013 maka masyarakat daerah otonom yang baru terbentuk pada Februari itu masih memiliki hak pilih pada pilkada Kolaka tanggal 20 Oktober mendatang.
Dalam surat edaran KPU Pusat pada pasal 6 bahwa dalam undang-undang terkait tentang pembentukan kabupaten pemekaran dikaitkan dengan pelaksanaan pemilu bupati dan wakil bupati di kabupaten induk, apabila akhir masa Jabatannya berakhir pada tahun 2013 dan tahun 2014, maka pelaksanaan pemilu bupati dan wakil bupati tetap mengikutsertakan kabupaten pemekaran.
Hal tersebut dilegitimasi dengan terbitnya Surat Keputusan Mendagri bernomor 270/3568/SJ tertanggal 9 Juli 2013 yang menguatkan Surat Edaran KPU nomor 162/III/2013 yang memastikan daerah pemekaran masih ikut daerah induk di Pilkada Kolaka.

Potensi Masalah

Dari semua stakeholder Pilkada Kolaka, nampaknya memang hanya orang-orang di Pusat (Jakarta) yang menginginkan masyarakat Kolaka Timur terlibat dalam Pilkada Kab. Kolaka, karena dalam berbagai kesempatan baik Gubernur Sultra, Plt. Bupati Kolaka, Pj. Bupati Kolaka Timur bahkan DPRD Kolaka secara gamblang mengemukakan keberatan diikutsertakannya Koltim dalam Pilkada Kolaka.
Hal ini bisa dimaklumi, karena disamping resistensi yang luar biasa baik dari masyarakat Kolaka maupun masyarakat Kolaka Timur sendiri dalam menolak kebijakan tersebut, tapi juga bisa dilihat dari besarnya pembengkakan anggaran Pilkada yang semula disetujui sebesar Rp. 12,5 milyar menjadi di atas Rp. 25 milyar.
Maka akan menjadi hal yang wajar apabila nanti Pilkada Kolaka akan berujung di Mahkamah Konstitusi. Lepas dari salah satu bakal calon yang saat ini menggugat lewat PTUN, saya kira memang Keputusan KPU Pusat dan SK Mendagri tersebut patut dikritisi.
Mungkin, sekali lagi mungkin saja para Pasangan Calon yang saat ini maju bertarung, sementara menunggu momentum yang tepat untuk melayangkan gugatan. Entah sebelum atau sesudah penetapan Calon pemenang oleh KPUD sebagai tambahan bahan kekecewaan, Wallahualam...

Rabu, 11 September 2013

Kontroversi Hati, Vicky Prasetyo

Nama Vicky Prasetyo tiba-tiba saja jadi buah bibir dimana mana. Bukan hanya oleh karena sepak terjangnya dalam menaklukkan hati kaum hawa tapi juga oleh karena bahasa yang dia gunakan yang sok intelek padahal tidak punya arti apa-apa. Banyak orang bilang bahwa bahasa Vicky hanya dia dengan Tuhan yang tahu. Sebagai orang yang beriman (Heheheh) saya coba menghargai usaha dan kerja keras Vicky dan berusaha menterjemahkan maksud ucapannya. Lebih kurang seperti ini;

Kontroversi Hati
Arti: Sebuah gejolak dalam hati yang bertentangan, menggambarkan kebimbangan.
Contoh: Duh, kontroversi hati nih gue. Mending makan ayam atau lele ya?

Konspirasi Kemakmuran
Arti: Sebuah kondisi di mana kemakmuran menjadi sebuah hal yang hakiki dan sangat diperlukan.
Contoh: Duh, pengin jalan-jalan, tapi enggak punya duit nih. Benar-benar konspirasi kemakmuran nih liburan. 

Harmonisisasi 
Arti: Proses menuju harmonisasi
Contoh: Kurang kompak nih! Kita harus harmonisisasi

Mempertakut
Arti: Membuat jadi lebih takut
Contoh: Wah belum jera juga nih mereka. Kita harus memikirkan sesuatu untuk mempertakut mereka!

Statusisasi Kemakmuran
Arti: Proses penentuan status kemakmuran
Contoh: Kekayaan Amir belum diketahui karena dia belum melalui statusisasi kemakmuran.

Labil Ekonomi
Arti: Suatu kondisi dimana kondisi ekonomi seseorang sedang tidak stabil.
Contoh: Aduh gue enggak ikut deh bro, lagi labil ekonomi nih.

Kamis, 22 Agustus 2013

Tiki-Taka Versi Tata di Barcelona


Gerardo "Tata" Martino sudah memimpin Barcelona untuk dua laga atau setidaknya untuk beberapa kali sesi latihan. Ini setidaknya sudah cukup bagi Tata untuk mendapatkan gambaran awal, strategi seperti apa yang akan digelarnya di Barcelona.

Dari dua laga yang sudah dilalui bersama Barcelona, tampak perbedaan-perbedaan mencolok yang coba diangkat Martino. Selain mempertahankan pakem sekaligus "ideologi" formasi 4-3-3, Tata ingin menghembuskan sesuatu yang baru kepada sistem permainan Barcelona. Apa saja perubahan yang ingin dicoba Tata? Berikut rinciannya:

- Tetap Percaya Pola 4-3-3
Formasi ini tak bisa dinego lagi. Inilah yang membuat dia diboyong ke Camp Nou. Ini pula formasi yang memang kerap dipakainya semasa melatih Newell`s Old Boys atau timnas Paraguay.

- Penguasaan Bola dan Permainan Langsung
Martino sudah memberi sinyal dirinya ingin Barcelona tetap mendominasi penguasaan bola dan mendikte lawan. Tapi salah satu perubahan yang ingin diusungnya yaitu mengurangi waktu transisi dan menghindari penguasaan bola yang terlalu lama. Tentu, ini membutuhkan gaya menyerang yang berbeda.

- Tempo tinggi dan pergerakan bola cepat
Inilah salah satu aspek yang membuatnya terkejut ketika pertama kali melatih Barcelona dan dia ingin mengambil manfaat dari ini. Permainan cepat tim, kecepatan dan presisi adalah aset yang berharga.

- Bek serang
Tata senang dua bek sayapnya menerobos ke depan dan menciptakan peluang. Dia yakin, tim bakal kesulitan bertahan ketika lebih banyak pemain maju ke depan, tapi ini berbahaya melawan tim yang andalkan serangan balik.

- Terus Menekan Hingga Pertahanan Aman
Inilah garis besar permainan tim musim ini. Kebetulan, ini sesuatu yang dikuasai Barcelona. Messi, Neymar, Pedro dan Alexis mengemban tugas ini. Idenya, tim bisa bertahan sejauh mungkin dari Victor Valdes.

- Bertahan dengan dua bek dan satu gelandang bertahan
Ketika tim menyerang, dua bek tengah dan satu gelandang bertahan biasanya bertahan. Namun begitu, karena gaya bermain tim yang sangat ofensif, tiga pemain ini pun terkadang terlalu maju ke depan. Pique tak jarang maju ke depan untuk mengikuti alur irama umpan.

- Langsung tembak
Martino tak mau tim mulai menembak ketika berada di kotak penalti. Dia ingin pemainnya untuk menembak setiap ada peluang sekecil apapun.

- Messi striker Palsu, Cesc dan Iniesta menusuk
Tata ingin Messi lebih dekat ke kotak penalti, bermain sebagai "striker palsu". Dimana kebetulan, di posisi inilah Messi cetak lebih banyak gol. Tata juga menginginkan Iniesta atau Cesc untuk menusuk dari lini tengah.

- Bola Mati
Tendangan sudut dan tendangan bebas di sekitar kotak penalti harus dihindari. Jika terjadi, Barca terapkan zona marking, posisi pemain sesuai dengan area yang akan dipertahankan. Hal sama juga ketika Barca mendapatkan bola-bola mati.

Rabu, 14 Agustus 2013

Cara Membuat Website


Tutorial Cara Membuat Website Gratis dan Praktis
Banyak kawan saya meminta untuk menulis cara membuat situs web pribadi yang sederhana dan mudah. Baiklah, berikut Cara Membuat Website Gratis dan Praktis dari awal hingga bisa digunakan secara online di internet. Kali ini Tutorial membuat website dengan menggunakan Wordpress CMS, hal ini dikarenakan tutorial tersebut akan sedikit banyak sesuai dengan website pada umumnya dengan menggunakan sebuah modul CMS.
Sebelum membuat website, pertanyaan yang muncul adalah:
1. Sulitkah Cara Membuat Website?
2. Alasan Membuat Website?
3. Cara Membuat Website
4. Tutorial Cara Membuat Website Gratis dan Praktis

Sulitkah Cara Membuat Website?

Hal yang sering ditanyakan pemula didunia webmaster adalah, Sulitkah Cara Membuat Website ? mungkin karena ketidaktahuan inilah orang enggan membuat sebuah website. Sebetulnya yang diperlukan untuk membuat website adalah sedikit waktu luang untuk memahami dan mengolah konten-konten website. Apabila Anda mempunyai waktu luang, maka untuk jawaban diatas adalah membuat website itu sebetulnya mudah. tapi untuk anda yang sibuk dan tidak mempunyai waktu luang, maka Anda bisa menyerahkan hal membuat website ini ke para webmaster atau penyedia jasa pembuatan website.

Alasan Membuat Website?

Dengan semakin bertumbuhnya pengguna internet di negeri kita ini, maka peluang-peluang bisnis di internet semakin terbuka lebar. website adalah sebagai media online yang sangat digemari publik, seperti halnya media elektronik, surat kabar, majalah dll. Di dalam Website kita bisa memberikan beragam informasi dan menyampaikannya ke khalayak ramai. Sebuah Website sangat cocok sebagai Media untuk berbagi Informasi atau mempromosikan sebuah produk/jasa.

Cara Membuat Website

Sebagai Bahan pembelajaran maka langkah-langkah membuat website ini akan dimulai dengan menjalankan wordpress di localhost/komputer lokal, dan kemudian akan dipublikasikan Secara Online Dengan menggunakan Web Hosting dan Domain Gratis. Berikut langkah-langkah cara membuat website gratis, Untuk lebih memudahkan Anda, saya harap anda mempelajari langkah-langkah Tutorial membuat website ini secara berurutan dari langkah awal sampai akhir.

Tutorial Cara Membuat Website Gratis dan Praktis

1. Langkah pertama cara membuat website adalah menyiapkan Aplikasi / Sotware untuk membuat Website. Silahkan Anda download dengan mengklik link dibawah ini.
Download WordPress CMS, adalah sebuah Modul CMS (content management system) yang di tujukan untuk membuat Website.
Download XAMPP, untuk menjalankan WordPress Secara Localhost/Komputer Lokal.
2. Setelah kita mendapatkan kedua Aplikasi diatas, berikut saya akan menjelaskan bagaimana menjalankan wordpress CMS tersebut agar bisa berjalan di localhost komputer anda.
Untuk lebih memahami hal tersebut Silahkan Baca Cara Install WordPress.
3. Silahkan anda desain website wordpress anda di localhost tersebut. saran saya adalah pertama kali dalam mendesain website adalah menentukan judul/ide untuk website anda, atau dengan kata lain akan anda isi dengan konten apa website tersebut. misalkan anda akan membuat toko online maka anda harus menyesuaikan dengan ide tersebut.
Untuk yang masih kesulitan menggunakan WordPress, Silahkan Baca Tutorial WordPress.
4. Jika Anda sudah merasa cukup puas Mendesain Dan Mengisi Konten Website Anda, maka langkah selanjutnya adalah Menyiapkan Web Hosting & Domain.
Web hosting adalah web server sebagai tempat Anda menyimpan file-file website Anda tersebut. Sedangkan Domain adalah alamat website anda agar bisa dibuka oleh orang lain secara online.
Kedua layanan ini ada yang disediakan bersamaan dan ada yang terpisah. Anda bisa menyewa Web hosting & Domain pada web server yang ada di internet. Harganya juga bervariasi bergantung fitur dan fasilitas yang diberikan. Ada juga Web hosting & Domain yang disediakan Gratis, tentu saja kita akan memakai fasilitas yang gratis ini.
5. Jika sudah mendapatkan Web Hosting dan Domain gratis, maka langkah cara membuat website selanjutnya adalah memindahkan atau mengupload seluruh file website yang telah Anda buat di localhost ke dalam Web Hosting tersebut agar bisa dibuka secara online di internet.
6. Langkah cara membuat website Selanjutnya adalah melakukan Testing pada Website yang telah disimpan secara online tersebut untuk memeriksa apakah masih ada bagian yang Error. Hal ini penting dilakukan sebelum Website Anda di-launching ke khalayak ramai.
7. Langkah Terakhir cara membuat website adalah melakukan Promosi Website anda agar diketahui khalayak ramai dan banyak user yang mengunjungi website anda tersebut. ada banyak cara melakukan promosi ini, hal yang paling manual adalah dengan memberitahukannya ke rekan-rekan anda atau men-share Website anda di Social Media anda seperti Facebook, Twiter, dll.
Ada juga Cara yang paling dahsyat untuk melakukan Promosi Website Agar Banyak dikunjungi yaitu menggunakan tekhnik SEO (Search Engine Optimization) atau Mengoptimalkan Website Anda di Mesin Pencari. Memang tidak mudah agar sebuah website bisa masuk 10 besar dimesin pencarian google dengan keyword yang Anda inginkan. tapi setidaknya hal tersebut bisa Anda mulai dengan memberikan Konten atau Artikel website yang berkualitas.
Selesai
Demikan Tutorial Cara Membuat Website Gratis dan Praktis, Semoga Tutorial diatas bisa menjadi pedoman bagi anda pemula yang ingin mencoba membuat website sendiri. Selamat Mencoba!

Selasa, 06 Agustus 2013

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1434 H


Waktu mengalir bagaikan air,
Ramadhan yang suci pun akan berakhir,
Untuk salah yang pernah ada dan untuk khilaf yang pernah terucap,
pintu maaf akan selalu kuharap.
Taqabballahu Minna Wa Minkum, Taqabball Yaa Kariim
Minal Aidin Wal Faidzin
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1434 H